
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat memimpin rapat, Kamis (7/11/2025). (Foto: cakaplahcom)
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto memuji-muji Sekretaris Daerah Syahrial Abdi atas kinerjanya dalam mengatasi defisit anggaran Pemprov Riau.
Berkali-kali SF Hariyanto mengucapkan terima kasih kepada Syahrial karena berani dan mampu mengatur alur dan prioritas belanja daerah di tengah proyeksi pendapatan yang tekor sebesar Rp 1,1 triliun pada tahun 2025 ini.
"Untunglah Sekda-nya, beliau. Kalau gak, jebol anggaran kita, defisit makin parah lagi tahun depan," kata SF Hariyanto dalam temu insan pers, Kamis (6/11/2025) siang kemarin.
Berita terkait:
Syahrial Abdi dilantik menjadi Sekdaprov Riau pada Jumat, 29 Agustus 2025 lalu oleh Gubernur Abdul Wahid. Ini menyisihkan dua kandidat lain, sebelum dipilih Abdul Wahid menjadi orang pertama ASN di jajaran Pemprov Riau.
Pujian SF Hariyanto kepada Syahrial Abdi diawali dengan paparan umum kondisi fiskal Riau yang hingga akhir Desember 2025 ini mengalami pengurangan pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun. Adapun besaran APBD Perubahan 2025 sebesar Rp 9,4 triliun. Sementara, estimasi pendapatan paling besar hingga Desember nanti hanya bisa sebesar Rp 8,3 triliun.
Menurut SF Hariyanto, Sekdaprov Syahrial Abdi bisa mengantisipasi 'besar pasak daripada tiang', dengan menutup rapat keran belanja daerah.
"Beliau (Syahrial) bisa mengantisipasi terjadinya defisit yang parah. Hari ini ditutup semua kran belanja, karena duit kita kurang. Kalau tidak ditutup, maka kran belanja akan jalan terus darimana duitnya? Gak ada," kata SF Hariyanto.
"Tapi alhamdullilah, Pak sekdanya cukup cekatan, bisa memprediksi akan terjadi begini. Setop semua, kencangkan ikat pinggang. Walaupun belanja itu disahkan dalam APBD Perubahan, tapi itu tidak dibelanjakan semua. Luar biasa Pak Sekda," puji SF Hariyanto yang dibalas anggukan kepala oleh Syahrial Abdi.
Menurutnya, Syahrial Abdi cukup berpengalaman dan piawai dalam mengelola anggaran. Selain itu, kata SF Hariyanto, Syahrial juga tidak mau asal bapak senang (ABS).
"Untunglah Pak Sekda. Dia bekas dari BPKAD dan Bapenda. Tahu dia. Kalau gak tahu, asal bapak senang, keluarkan terus SPM, tenderkan semua. Tahu-tahunya besok uangnya mana, kok defisit? Yang salah siapa? Yang salah gubernurnya. Terimakasih Pak Sekda, bisa mengantisipasi," sanjung SF Hariyanto.(srn3)